Rasa cinta itu kini telah moksa
Gemuruh canda yang dahulu selalu ku dengar
Tiba-tiba sirna begitu saja
Entah kemana ia pergi
Rindu akan tawanya yang pernah mengisi hari-hariku
Yang tersisa kini hanya keheningan
Enggan yang terus membatasi kita untuk saling menyapa
Ego yang selalu kita nomor satukan
Dimana kebahagiaan yang dulu ada
Kenapa semakin hari semakin sunyi
Aku memilih pergi
Dan kau memilih diam menyendiri
Aku rindu hadirku yang dulu membawa tawa
Aku rindu tangis yang dulu selalu ada mewarnai jumpa
Kini kita bersama bagai orang asing
Kau dengan dirimu
Aku dengan diriku
Aku dan kau tak lagi menjadi kita
Apakah kita berubah karena diriku?
Atau memang kau tak lagi mau menjadi kita?
Aku tak bisa menemukan jawabnya
Yang kutahu sekarang kita tak lagi sama
Aku ingin bahagia di istana yang dulu adalah surga
Berada dipelukanmu yang dulu paling menghangatkan
Bersamamu yang dulu paling membahagiakan
Dulu, sebelum aku
kembali dan semua telah berbeda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar