Langit mendung meraung
Melontarkan amarah pada gunung
Melempar hujan pada bumi
Membakar amarah dengan api
Hatikupun meraung
Laksana langit yang murka
Terbakar cemburu yang menggulung
Laksana ombak yang menerpa
Ah!
Kau begitu acuh
Tak pernah mengerti atau pura-pura tak peduli
Tingkahmu semakin menjadi
Aku lelah terus mengikutimu
Aku bosan terus menunggu
Aku tahu kau merasa
Tapi mengapa tiada kata
Kau bodoh!
Jika menganggap aku akan terus bertahan
Aku juga butuh kepastian
Aku tak mau terlarut dalam harap semu
Kau tersenyum padaku
Memberikan perhatian dan kasih sayang
Basi!
Tak usah berpura-pura
Jika akhirnya meninggalkan luka
Aku tak ingin kau benci
Aku juga tak ingin bergantung pada perhatian semu
Katakan!
Jangan hanya diam
Jika kau tak suka
Aku akan berhenti
Jika ingin aku menunggu
Aku kan setia menunggu
Tulisan tentang kisah, karya, dan berbagai hal yang ingin dibagikan oleh Kasai. "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak". - Ali bin Abi Thalib
Jumat, 14 Desember 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
COPYWRITING (Perbesar Omset Jualan dengan Kata-kata)
KULWA (Kuliah WahatsApp) Kelas Mahir Jualan Online (HaiBolu) Rabu, 25 Mei 2022 Copywriting adalah teknik membujuk pembaca melalui tulisan u...
-
Rasa cinta itu kini telah moksa Gemuruh canda yang dahulu selalu ku dengar Tiba-tiba sirna begitu saja Entah kemana ia pergi Rind...
-
Malam ini begitu sunyi, hanya terdengar suara jeritan malam dan bisikan angin. Aku terdiam menatap langit, merindukan hu...
-
Malam itu kau datang membawa secercah harapan Memintaku untuk terus berada disampingmu Mengikatku dengan janji Yang hingga kini menj...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar